Pemerintahan Desa

07 November 2014 09:53:54 WIB

  1. VISI

Visi adalah suatu persyaratan yang merupakan ungkapan atau artikulasi dari nilai, cita-cita, arah dan tujuan organisasi yang realistis, memberikan kekuatan, semangat, dan komitmen, serta memiliki daya tarik yang dapat dipercaya sebagai pemendu dalam pelaksanaan aktifitas dan pencapaian tujuan organisasi. Adapun rumusan visi Desa Patuk  tahun 2014-2019  adalah sebagai berikut :

“TERCIPTANYA KESEJAHTERAAN PERSATUAN DAN KESATUAN MASYARAKAT DESA PATUK DENGAN BERPEGANG AJARAN AGAMA IDEOLOGI, POLITIK, SOSIAL, EKONOMI, BUDAYA SECARA TERPADU DAN BERKESINAMBUNGAN.

Visi tersebut dapat disederhanakan dengan kalimat yang komunikatif dan mudah dimengerti / dipahami masyarakat, yaitu :

Terciptanya “Patuk BARU yang sejahtera”

(berBudaya, Agamis, Rukun dan berUsaha)

Selaras dengan : Gunungkidul HANDAYANI” (Hijau , Aman, Normatif, Dinamis, Agamis, yakin, Asah Asih Asuh, Nilai tambah dan Indah)

 

Visi Desa Patuk  mengandung makna dan di uraikan sebagai berikut :

  1. Berbudaya :

Meningkatkan nilai – nilai budaya masayarakat patuk dalam arti luas, dimana budaya adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia, sebuah aktualisasi dari diri manusia yang merdeka. Perwujudan kebudayaan adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia, berupa : Perilaku, kondisi/ keadaan dan benda – benda yang bersifat nyata. Contoh Budaya adalah : pola Perilaku , bahsa , peralatan / perkakas , organisasi sosial, seni dan lain  - lian yang kesemuanya ditujukan untuk membatu manusia dalam melangsungkan hidup bermasyarakat. Aspek – aspek budaya perlu mendapat perhatian (beberapa diantaranya selaras dengan Visi Kabupaten Gunungkidul) adalah :

  • Aman : Kondisi aman ini perlu diciptakan dan ditingkatkan demi terpeliharanya ketentraman masyarakat dan stabilitas Nasional
  • Indah : Indah tidak berarti mewah, tetapi lebih cenderung kepada pemanfaatan potensi lingkungan yang bersandar pada kreatifitas manusiawi. Aspek indah antara lain pengaturan tata ruang desa yang serasi, selaras dan seimbang dengan kegiatan – kegiatan manusia yang menghuninya.
  • Bersih : Budaya bersih, mulai bersih diri, rumah , lingkungan, kantor merupakan hal yang perlu diperhatikan. Dengan ini desa Patuk memprogramkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)
  • Demokratis : menjamin kebebasan berbeda pendapat dan menerima pendapat orang lain, tetapi apabila sudah menjadi keputusan harus dilaksanakan bersama – sama dengan penuh rasa tanggung jawab.
  • Sehat :  kesehatan jasmani dan rohani merupakan syarat utama / mutlak untuk berbudaya dan bermasyarakat.
  • Tertib : secara sadar setiap warga negara menggunakan hak dan menjalankan kewajibannya dengan sebaik – baiknya sehingga terwujud kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan yang tertib berpedoman pada sistem ketentuan hukum / perundang – undangan yang berlaku

 

  1. Agamis

Pentingnya aspek agama tidak diartikan sebagi bentuk primordialisme untuk suatu agama tertentu, tetapi harus diartikan secara umum bahwa nilai – nilai luhur universal yang dianut oleh semua agama dapat diterapkan dalam interaksi sosial masyarakat sehari – hari.

  • Religius : Hubungan manusia dengan Tuhannya harus selalu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Ghali ini meliputi aspek – aspek : penghambaan, peribadatan, permohonan, kecintaan manusia terhadap Tuhannya.
  • Moral : Moral, budi pekerti atau akhlak merupakan aspek hubungan manusia dengan sesama manusia atau makhluk lain. Jika moral manusia hancur, maka hancurlah bangsa.
  • Mental/ Jiwa : Mental / Jiwa mempengaruhi tingkat religius dan moral manusia, sehingga harus dijaga dengan baik dan selalu ditingkatkan.
    1. Rukun :

Pepatah Jawa mengatakan “ Rukun agawa santosa”, sehingga jika berkeinginan hidup sentosa maka kerukunan antar umat harus selalu dijaga dan dipelihara dengan baik.

  • Hubungan sosial : meningkatkan hubungan sosial antar warga desa atau dengan masayarakt luas yang mengedapankan Etika dan Akhlak yang mulia.
  • Kemanusiaan : hubungan kemanusiaan yang harmonis dalam suatu masyarakat ikut menciptakan kondisi lingkungan yang aman
  • Persatuan : Memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan antar warga desa, sehingga dapat menciptakan iklim kondusif dalam penyelenggaan kerja sama antar warga desa dalam upaya mewujudkan kepentingan bersama
    1. Berusaha :

Orang bijak mengatakan “nek obah mesthi mamah”, dengan kata lain jika manusia mau berusaha, pasti akan mendapatkan hasil.

  • Produktif – profesional

Produktif berarti mencapai hasil yang optimal dari sumber daya yang tersedia.

Profesional dalam arti menekankan kepada setiap warganya dari berbagai profesi agar memiliki tingkat keahlian dan ketrampilan yang cukup memadahi sesuai dengan bidangnya masing- masing, memiliki etos kerja dan disiplin  yang tinggi, yang akhirnya bermuara pada peningkatan produktifitas (kualitas dan kuantitas) kerja secara efisien (dana, sarana, tenaga dan waktu)

  • Ekonomi

Perekonomian masyarakat di segala bidang profesi dapat ditingkatkan sehingga dapat hidup secara layak dan dapat menurunkan angka kemiskinan penduduk desa. Khusu kaitannya dengan dalam bidang pertanian dan industri, Desa patuk diharapkan tumbuh sebagi kawasan penghasil buah – buahan dan industri – industri rumah tangga yang maju.

 

Jika Patuk BARU tersebut dapat terwujud, maka diharapkan masyarakat desa Patuk dapat hidup sejahtera. Artinya : minimal masyarakat Desa Patuk telah terpenuhi kebutuhan dasarnya, baik yang bersifat lahir 9pangan, papan, sandang, pendidikan dan kesehatan) maupun yang bersifat batin (religi dan kententraman hati)

 

 

  1. MISI

Misi  merupakan sesuatu yang diemban atau dilaksanakan oleh Desa Patuk untuk mencapai Visi yang telah ditetapkan agar tujuan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai yang diharapkan.

Misi Desa patuk adalah sebagai berikut :

  1. Mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Peningkatan profesionalisme Sumber daya Manusia (SDM) untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bertanggungjawab, serat mewujudkan peningkatan produski dan nilai tambah hasil – hasil potensi desa yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan
  3. Mewujudkan dekratisasi dalam segala aspek kehidupan, menghi=ormati hak asasi manusia, dan menjamin tegaknya supremasi hukum.
  4. Mewujudkan peningkatan kesadaran dan kecintaan hidup
  5. bersih dan sehat baik dilingkungan rumah maupun di tempat umum.
  6. Membudayakan kesadaran dan kecintaan untuk berperilaku santun, meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaann kegotong royongan dengan cara saling menghargai dan menghormati hak dan kewajiban masing – masing.
  7. Meningkatkan kerjasama dengan berabagi komponen masyarakat yang merupakn perwujudan sebagi warga negara dalam kehidupan bermasyarakat dean bernegara.

 

  1. PEMERINTAH DESA

1

SUMANO

- KEPALA DESA

2

AJAD SULAIMAN, SIP

- SEKRETARIS DESA

3

ARSIL NOVA TRINUGROHO, SIP

- KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

4

SUMADI

- KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

5

KAYADI

- KEPALA SEKSI PELAYANAN

6

ETRI MARYANI

- KEPALA URUSAN KEUANGAN

7

OKTAVIA EKA PURNAMI

- KEPALA URUSAN TATA USAHA DAN UMUM

8

DALIJAN

- KEPALA URUSAN PERENCANAAN

9

ENDANG PRIH PARWITI

- STAF KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

10

ROHMAT IKHSANUDIN, S.Kom

- STAF KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

11

PAIDI

- STAF KEPALA URUSAN TATA USAHA DAN UMUM

12

AGUS SUSANTO

- DUKUH PATUK

13

WAJIMIN

- DUKUH NGANDONG

14

KASIRAN

- DUKUH GLUNTUNG

15

PUJIYONO

- DUKUH SUMBERTETES

 

 

  1. BADAN PERMUSYAWARATAN DESA

1

Drs. SUCIPTO

- KETUA

2

SARYANTO

- WAKIL KETUA

3

Drs. SUNARTA

- SEKRETARIS

4

RUSDIYANTO

- KETUA BIDANG PEMERINTAHAN

5

RIYANTO

- ANGGOTA BIDANG PEMERINTAHAN

6

JOKO PURNOMO

- KETUA BIDANG PEMBANGUNAN

7

TUTUT ISWANI

- ANGGOTA BIDANG PEMBANGUNAN

8

SUDARYATI

- KETUA BIDANG KESRA

9

TUGINO

- KETUA BIDANG ANGGARAN

 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Lokasi Patuk

tampilkan dalam peta lebih besar